"Apalagi usia."
Pagi tadi ada dialog yang menarik di antara seorang cucu perempuan dewasa dengan neneknya. Kurang lebih begini.
Nenek: Itu kotak coklat yang ada tulisan "Bir"-nya punya suamimu?
Cucu: Bukan. Itu kan oleh-oleh kemarin.
Nenek: Kok ada nama "Bir"? Jangan-jangan ada alkoholnya.
Cucu: Itu namanya Bir Pletok, tapi terbuat dari rempah-rempah.
Nenek: Oh ya? Hampir kubuang tadi.
Cucu: Baca dulu kotaknya, masa' apa-apa dibuang? Karena malas baca.
Nenek: Telingaku, lho berdengung dari kemarin. Jadi malas baca.
Cucu: Ya kalau sudah sembuh, baru baca. Jangan malas baca, nanti mudah ditipu orang.
Nenek: Halah. Malas aku ambil kacamata.
Cucu: Ya terus saja begitu. Malas baca tapi enggan diberitahu. Ngeyel.
Nenek: Memangnya aku guru? yang harus rajin baca? Orang tua, kok, disuruh baca.
Hm.